Friday 9th December 2016

Pagar Rumah Minimalis




Pagar memiliki fungsi ganda, yaitu untuk mengamankan rumah kita dari aksi kejahatan sekaligus pelengkap pemandangan. Agar terlihat padu dengan hunian, kita tidak bisa membuat pagar sembarangan. Haruslah ada desain yang berkorelasi dengan rumah kita. Begitu pula dengan warnanya. Kali ini kita akan mencoba belajar untuk memadukan pagar rumah minimalis dengan bangunan induknya.

pagar rumah ala bali

Pagar Rumah Minimalis. Sumber gambar: arsitekturrumahminimalis.info



1. Warna Pagar yang menawan
Pewarnaan menjadi bagian paling penting dalam desain rumah minimalis. Minimnya aksesoris mengharuskan pemilik rumah untuk mengkreasikan warna agar hunian tidak tampak monoton. Salah satunya adalah memadukan warna pagar dengan hunian. Bukan berarti warnanya harus sama persis, tapi sepadan atau kombinasi. Misalnya warna cat rumah anda adalah krem yang dipadukan dengan merah hati. Untuk pagarnya dapat menggunakan warna merah dominasi, kuning, dan krem sekaligus.

Anda juga bisa memberikan warna yang lebih tua dari warna cat tembok. Misalnya warna dominan tembok rumah anda adalah putih yang punya jendela coklat kayu, maka warna pagar rumah bisa dibuat coklat seperti kayu pintu dan jendela. Dengan begitu, pagar rumah minimalis menjadi lebih cocok.

2. Ukuran dan desain pagar
Sesuaikan ukuran pagar dengan bangunan rumah anda. Pagar yang baik itu tingginya 1/3 dari tinggi rumah keseluruhan. namun, beberapa desain rumah minimalis sekarang justru menggunakan pagar rendah untuk memperlihatkan kecantikan bangunan induknya. Tidak masalah menggunakan pagar pendek asalkan keamanan di lingkungan anda terjamin.

pagar rumah banglo terkini

Sumber gambar: rumahmodern.info

pagar rumah batu alam modern

Sumber gambar: minimalisdesainrumah.blogspot.com

pagar rumah cantik dan sederhana

Sumber gambar: www.jualo.com/

Ukuran lebar pagar juga perlu dipertimbangkan. Kebanyakan rumah minimalis punya pagar yang tipis. Bahan yang digunakan untuk garis-garis pagarpun tidak terlalu besar sehingga kesan sederhananya akan tampak.

3. Desain dan rancangan
Pagar rumah minimalis tidak dibuat dengan banyak aksesoris atau lekukan. Sesuai dengan namanya, pagar ini terlihat sederhana tapi tetap memperlihatkan nilai seninya. Biasanya pagar untuk rumah minimalis dibuat bergaris vertikal atau horisontal saja. Tambahan lain bisa diberikan pada tekstur tembok pembatas pagar. Ada juga yang mengkreasikan garis-garis pada rumah minimalis menjadi sentuhan berbeda. Misalnya di bagian tengah ada bentuk persegi atau garis menyilang. Dengan begitu pagar anda sedikit berbeda dengan rumah minimalis lainnya.

 

4. Bahan Pagar yang akan digunakan
Banyak bahan yang bisa digunakan untuk membuat pagar. Misalnya besi, stainless, polycarbonate, batu bata, dan kayu. Bahan yang paling sering digunakan untuk membuat pagar adalah besi, bisa galvanis atau hollow. Besi galvanis ukurannya kecil, berwarna keabuan, dan tahan karat. Beberapa pagar rumah minimalis sederhana menggunakan bahan tersebut.

pagar rumah minimalis type 36

Sumber gambar: allhomestylish.com

pagar rumah minimalis type 45

Sumber gambar: gambardesainrumah99.com

Kalau ingin pagar rumah minimalis anda terlihat anggun dan awet, tentu pilihannya ada pada stainless. Bahan ini relatif mahal karena proses pembuatannya pun perlu menggunakan alat khusus. Alternatif lain ada pada polycarbonate yang baisa digunakan untuk membuat atap canopy. Masalah kualitasnnya berbeda-beda, ada yang berkualitas tinggi hingga garansi 10 tahun dan ada pula yang mudah rusak.



(Visited 3,664 times, 1 visits today)

Baca
Desain Halaman Rumah Terbaru dan Nyaman
loading...
/* */

banner